Sore
tadi ada kajian internal wajib buat semua anggota FSI FISIP UI 24. Kajian ini
adalah kajian pertama Sena di FSI FISIP UI 24 :)
Bertempat
di gedung SSMC lantai 2, kajian ini dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Pembicaranya
M. Khairul Imam (Wakil Ketua BEM FISIP UI 2011) yang kata beliau cuma 1 tahun di
FSI tapi gaya bahasanya itu bukan kaya cuma 1 tahun di FSI tapi kaya udah
bertahun-tahun :)
Beliau juga bilang "saya datang kesini gag bawa ppt karena gag sempat bikin ppt, tapi saya bawa Al-Qur'an yang semua kita butuhkan pasti ada jawabannya disini (Al-Qur'an)."
Wuiiihhh >__<
Beliau juga bilang "saya datang kesini gag bawa ppt karena gag sempat bikin ppt, tapi saya bawa Al-Qur'an yang semua kita butuhkan pasti ada jawabannya disini (Al-Qur'an)."
Wuiiihhh >__<
Materi
yang beliau sampaikan pun pas banget buat kita-kita para pejuang FSI FISIP UI
24 yang baru “lahir” buat meng#InspirasiKebaikan yaitu tentang Dakwah dan Kontribusi (Kontribusi,
Totalitas, dan Keteguhan).
Malam
ini Sena mau share sama kalian semua dari hasil resume yang Sena buat saat
kajian tersebut berlangsung. Ada juga lho live tweet tentang materi ini di Twitter FSI_FISIP_UI :)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kontribusi
untuk FSI FISIP UI 24 !
Saat
mengikuti sesi wawancara OPREC FSI FISIP UI 24, pasti ditanya “Kenapa sih masuk
FSI FISIP UI 24 ? Tujuannya apa?” :)
Kalo
kalian berpikir bahwa FSI FISIP UI ini hanya untuk kepentingan dilingkungan
FISIP, jurusan, atau bahkan program studi, maka kalian salah besar.
FSI
FISIP bukan hanya sekedar komunitas biasa. FSI FISIP UI mengajak bersama untuk
membawa kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Mengajak bersama para “umat terbaik”
untuk menjadi lebih baik. Ingat yaa.. MENGAJAK dan BUKAN MENYURUH ! :)
FSI
FISIP mengajak untuk segala hal baik yang pasti dan intinya adalah menuju ALLAH
SWT dengan Al-Qur’an sebagai pedoman.
Kenapa
menuju ALLAH SWT dan Al-Qur’an sebagai pedoman? Yaa karena iman dalam diri
seseorang adalah segala sesuatu yang harus diperjuangkan. Bersama FSI FISIP
menjauhi kesengsaraan dunia dan kesengsaraan akhirat.
Ide
merupakan salah satu aspek penting dalam perubahan. Perubahan untuk menjadi
lebih baik. Pikiran adalah mahluk kedua yang diciptakan ALLAH SWT selain
manusia.
Apa
yang dilakukan seseorang adalah refleksi dari apa yang dipikirkan orang
tersebut.
Apa
yang ada didalam pikiran kita adalah hal yang sangat mungkin untuk kita
lakukan. Jadi jika kita berpikir positif, maka hal yang sangat mungkin kita
lakukan adalah hal-hal yang positif dan begitu juga sebaliknya.
Mengapa
ide merupakan aspek penting dalam perubahan? Yaa karena dalam kontribusi
dibutuhkan ide besar untuk sebuah perubahan besar.
Dalam
Al-Qur’an Surat Ar-Ra’d (13) ayat 11 pun menjelaskan:
“Sesungguhnya
Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang
ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap
sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tak ada
pelindung bagi mereka selain Dia.”
Maksud
dari ayat ini adalah bahwa Allah tidak akan mengubah nasib umatnya jika
diri-diri yang ada pada umat tersebut tidak melakukan perubahan (yang baik)
pada diri mereka sendiri.
Yaa
saya setuju dengan kalimat tersebut. Perubahan baik dalam suatu umat tak hanya
cukup bila dilakukan seorang diri dari suatu kaum tersebut. Jika perubahan satu
orang mungkin tak berarti, maka bersama (FSI FISIP UI 24) perubahan itu pasti
berarti.
Dalam
Al-Qur’an Surat Al-Ma’idah (5) ayat 54 juga menjelaskan:
“Sesungguhnya
Allah akan mendatangkan suatu kaum yang mencintai Allah dan Allah pun
mencintainya”
Yang
menghancurkan seseorang adalah bukan kegagalan tapi keputusasaan. Yang dibutuhkan
bukan hanya kemampuan tapi juga ketangguhan :)
Dibutuhkan
pula obsesi (yang baik) karena obsesi adalah hal yang membuat kita tidak
terlepas dari yang kita inginkan. Obsesi ini juga digunakan untuk mendapatkan
ketangguhan.
Dalam
menjalani dakwah ini pasti mengalami “sakit” dan kekecewaan. Tak hanya itu, “jalan”
nya pun sulit. Adanya kekurangan SDM, “angin” yang menerpa pun kencang. Maka dari
itu dibutuhkan totalitas dan ketangguhan !!!
Jangan
pernah berhenti dan teruslah total dalam menjalani dakwah ini. Jangan anggap
ini (dakwah) sebagai beban !!!
Jangan
pernah menyerah ditengah jalan yang mengakibatkan menyesal diakhir saat kita
belum melakukan apa-apa, belum melakukan yang terbaik dan kehilangan masa-masa
dakwah tersebut.
Siapa
yang menjalani dakwah sebagai cara hidup, maka dia akan menikmatinya dan tidak
akan merasakan beban karena manisnya perjuangan akan terasa setelah kita
berlelah-lelah.
Mencintai
dakwah (FSI FISIP UI 24) adalah seperti mencintai orang tua sendiri. Akan selalu
“ada” dimana pun kita berada. Akan selalu berusaha yang terbaik untuk mereka. Akan
mengusahakan apapun yang dibutuhkannya.
Ingat
baik-baik. Apa mimpi yang sama-sama ingin kita (FSI FISIP UI 24) raih bersama
:)
Memang
terkadang kita hanya ingin menikmati hasil dan bukan menikmati prosesnya.
Dakwah
itu seleksi alam. Ada yang pergi dan ada yang hilang. Maka pastikan bahwa kita
bukan bagian dari yang pergi dan atau hilang tersebut.
Waktu
itu seperti pedang. Jika kita tidak memanfaatkan dengan baik, maka waktu itu
yang akan “menebas” kita. Jika kita tidak menyibukkan diri dengan kebaikkan,
maka diri kita akan disibukkan dengan keburukan.
Mimpilah
yang besar, kemudian berusahalah. Tidak akan ada yang bisa menghentikan mimpi
tersebut kecuali diri kita sendiri.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semoga bermanfaat yaa :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar